KabarMagelang__Kabar duka datang dari Kabupaten Magelang. Seorang prajurit TNI asal Dusun/Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon. Ia meninggalkan Istri dengan anak yang masih beusia 7 tahun.
Korban adalah Sertu Muhammad Nur Ichwan,(25), anggota TNI yang bertugas sebagai tenaga kesehatan. Ia tergabung dalam pasukan perdamaian TNI (UNIFIL) di Lebanon Selatan dengan jabatan Bakes Ki B Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S Unifil.
Selama ini diketahui Ichwan ditugaskan dari Kesdam IX/Udayana Bali dengan jabatan Bakesdam IX/Udayana. Dan diketahui Ia juga berdomisili di Bali.
Kabar meninggalnya korban tersebut diterima keluarga dan perangkat desa pada Selasa (31/3/2026) pagi.
Ketua RT setempat, Safrodin mengungkapkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan santun di lingkungan masyarakat.
“Kalau di masyarakat, anaknya bagus, etikanya juga baik, sopan dan santun,” ujarnya saat ditemui di rumah duka.
Menurut Safrodin, almarhum selama ini lebih banyak bertugas di luar daerah, termasuk di Kesdam IX/Udayana Bali sebagai tenaga medis TNI.
Berdasarkan informasi yang diterima, Sertu Ichwan gugur saat menjalankan misi evakuasi di Lebanon. Saat itu, rombongan yang ditumpanginya diduga terkena ranjau ketika melintas dalam iring-iringan kendaraan.
“Informasinya sedang menjalankan tugas evakuasi, kemudian kendaraan yang ditumpangi terkena ranjau. Almarhum berada di bagian depan,” jelasnya.
Sebenarnya kabar pertama kali diterima keluarga pada Senin (30/3/2026) sore, namun masih simpang siur. Kepastian meninggal dunia baru disampaikan oleh pihak TNI dari wilayah Yogyakarta pada Selasa pagi ini.
Sertu Ichwan merupakan putra pertama dari dua bersaudara. Ia meninggalkan seorang istri bernama Anjani serta seorang anak perempuan yang masih berusia sekitar tujuh bulan.
Di kampung halaman, warga mulai bersiap menyambut kepulangan jenazah almarhum. Sejumlah persiapan, termasuk tenda dan lokasi pemakaman, telah dilakukan sembari menunggu kepastian waktu kedatangan dari pihak satuan.
“Warga sudah mulai bersiap-siap, supaya nanti saat jenazah tiba bisa langsung dilakukan upacara dan pemakaman,” tambah Safrodin.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Namun saat ini jenazah korban belum sampai di rumah duka dan diperkirakan tiba pada Kamis (2/4/2026) lusa.
Kepergian Sertu Muhammad Nur Ichwan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Warga mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara. (Rez).

Tidak ada komentar: