kabarMagelang__Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Parade Budaya Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kota Mungkid, Rabu (19/8/2026).
Selain memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ajang ini juga diwarnai aksi kepedulian sosial untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang selaku Ketua Panitia, Wisnu Argo Budiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas tata kelola lembaga kesenian tradisional serta implementasi dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
"Parade Budaya ini mengusung tema 'Nguri-uri Budaya Tumuju Mandiring Wargane'. Kami berharap kebudayaan tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk tetap kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi," ujar Wisnu dalam laporannya.
Wisnu menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 21 kecamatan yang menampilkan kelompok seni dan inovasi karya kreatif, serta 28 kontingen perwakilan OPD, BUMN, BUMD, Paskibraka Kabupaten Magelang, dan partisipan masyarakat. Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi ajang seleksi dan rekomendasi calon Duta Seni Kabupaten Magelang.
Sementara itu, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran Forkopimda, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir untuk mengheningkan cipta sejenak mendoakan warga terdampak bencana gempa di NTT.
"Di tengah kegembiraan kita merayakan kebudayaan dan kemerdekaan, saudara-saudara kita di Nusa Tenggara sedang mengalami ujian bencana. Keberagaman yang kita tampilkan hari ini harus menguatkan rasa kemanusiaan kita sebagai satu bangsa. Bantuan dan solidaritas nyata dari Kabupaten Magelang akan segera kita salurkan," tegas Grengseng.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Magelang, pimpinan DPRD, jajaran pejabat Sekda, kepala OPD, pimpinan BUMN/BUMD, organisasi wanita, serta ribuan warga yang antusias menyaksikan pawai di sepanjang rute Kota Mungkid.(Rez)

Tidak ada komentar: