Header ads

Header ads
Kembangkan Bisnis Kamu dengan Iklan di Kabar Magelang
» » Tujuh Siswa Korban Keracunan MBG Masuk RS Lagi, Bupati Magelang Evaluasi Tata Kelola Program

kabarMagelang__Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, memberikan tanggapan terkait tujuh siswa SMPN 3 Candimulyo yang harus kembali menjalani perawatan di Rumah Sakit Merah Putih usai diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Grengseng menjelaskan bahwa penanganan medis para korban saat ini ditanggung oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN), mengingat peristiwa tersebut belum dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) yang dapat dijamin sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​"Pemda belum bisa mengover (pembiayaan) karena kejadian ini tidak masuk dalam kriteria Kejadian Luar Biasa (KLB). Seluruhnya ditanggung BGN," ujar Grengseng saat ditemui di Pemda Magelang, Selasa (11/8/2026).

​Menanggapi insiden berulang ini, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Satuan Tugas (Satgas) MBG berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya pada aspek teknis penyediaan dan distribusi makanan.

​"Ini menjadi masukan penting bagi kita. Melalui Satgas MBG Kabupaten Magelang, kita akan dorong penguatan sistematika dan tata kelolanya. Makanan itu sangat sensitif—salah penyimpanan atau selisih waktu penyajian saja bisa mengubah kandungannya," jelasnya.

​Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa sebelum hasil investigasi dan evaluasi resmi keluar.

​"Kami tidak bisa gegabah, kita tunggu hasil evaluasinya dulu untuk melihat ada kekeliruan di mana. Fokus saya saat ini lebih kepada mengevaluasi sistem. Jika ada kekurangan dalam tata kelola, tentu akan segera kita perbaiki," tegas Grengseng.

Sementara itu Kepala SMPN 3 Candimulyo, Erna Dwi Astuti, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah berkoordinasi dan menyerahkan penanganan lanjutan kepada pemerintah desa setempat serta perangkat terkait mengingat keterbatasan hari kerja sekolah.

​"Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk membantu pemantauan. Jika terjadi penanganan lanjutan setelah kejadian Jumat, pihak desa yang akan menindaklanjuti," ujar Erna.

​Meskipun aktivitas sekolah libur pada Sabtu dan Minggu, pihak sekolah tetap melakukan pemantauan berkala. Pada Senin, penelusuran (tracing) dilakukan terhadap para siswa. 

Hasilnya, terdapat 6 siswa yang tidak masuk sekolah karena masih mengeluhkan mual dan pusing. Pihak sekolah mengimbau siswa yang belum pulih untuk beristirahat di rumah dan menyelesaikan konsumsi obat.

​Pada Selasa, pemantauan kembali dilakukan oleh pihak Hubungan Masyarakat (Humas) sekolah dengan mendatangi langsung rumah para siswa. Dari hasil kunjungan tersebut, diputuskan bahwa beberapa siswa membutuhkan penanganan medis tuntas. Dengan bantuan ambulans desa dan kecamatan, para siswa dirujuk kembali ke Rumah Sakit Merah Putih.

​Hingga Selasa, sebanyak 7 siswa menjalani perawatan kembali di RS Merah Putih. Dua di antaranya dinyatakan harus menjalani rawat inap (opname), sementara lima siswa lainnya mendapat penanganan infus untuk memulihkan daya tahan tubuh.

​Menanggapi kejadian ini, pihak sekolah memilih untuk berfokus penuh pada pemulihan kesehatan para siswa terlebih dahulu sebelum melakukan evaluasi bersama.

​"Sementara ini belum ada audiensi bersama, kami masih fokus pada penanganan kesehatan anak-anak," jelas Erna.

​Sebagai langkah antisipasi, distribusi program MBG di SMPN 3 Candimulyo telah dihentikan sementara sejak Senin lalu.

Diketahui sebelumnya sebanyak 26 siswa SMPN 3 Candimulyo dari kelas VII, VIII, dan IX sempat mendapatkan perawatan medis pada Jumat lalu akibat keluhan sakit perut, mual, dan pusing usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (7/8/2026 siang. 

Seluruh siswa tersebut sebenarnya telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Jumat malam setelah kondisinya dinyatakan stabil dan dibekali obat-obatan.(Rez).


About kabarmagelang.com

Info terupdate seputar Kabar Magelang. Lejitkan dan Kembangan usaha Anda di Kabar Magelang
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply