» » Kota Magelang Terima Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018

KOTA, kabarMagelang.com__Kota Magelang kembali menerima penghargaan tingkat Nasional melalui inovasi Siap Uji KIR Online yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub). Layanan tersebut masuk dalam salah satu penerima penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina, menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin di Surabaya, Rabu (19/9) malam. Dia mengaku bangga karena inovasi Siap Uji KIR Online yang mendapatkan penghargaan tersebut tidak hanya mempercepat layanan tapi juga bersifat transparan, dan mencegah praktik pungli.

"Semoga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain bisa mengikuti jejak positif dengan membuat terobosan dan inovasi terbaik demi peningkatan layanan publik. Tidak hanya (OPD) yang layanan publik saja, tapi semua saya harapkan jangan malu-malu buat hal yang baru. Seperti inovasi ini, ternyata kan OPD kita banyak yang mampu. Ayo OPD jangan takut buat perubahan," kata Windarti.

Setelah penghargaan ini, Windarti mengaku akan langsung menebar inspirasi ke semua OPD di Pemkot Magelang. Dia menargetkan inovasi akan muncul di semua sektor layanan meliputi kesehatan, umum, pendidikan, dan lainnya.

"Karena dengan inovasi berarti kita sudah berupaya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Magelang," terangnya.

Sementara itu, Menpan RB, Syafruddin mengatakan, pemerintah mendorong inovasi-inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional diangkat dan dijadikan program nasional. 

"Saat ini sudah banyak inovasi dari pemerintah pusat maupun daerah yang mendapat penghargaan internasional.  Hal itu sejalan dengan kebijakan Kementerian PANRB yang terus berupaya mendorong terciptanya terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik," kata Syafruddin.

Kebijakan tersebut, kata dia, antara lain dengan membentuk Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) dan pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Menurut Syafruddin,kuatnya pilar perekonomian daerah bertumpu pada dua hal, yaitu masuknya investasi ke Indonesia dan iklim perekonomian yang sehat. Keduanya bertopang pada penyelenggaraan kemudahan investasi dan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB). 

“Oleh karenanya, untuk percepatan EoDB dibutuhkan pelayanan publik yang mudah, biaya ringan, dan tidak berbelit. Salah satu terobosannya dengan mal pelayanan publik,” jelasnya.

Adapun penerima penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik terdiri dari 16 inovasi dari 11 kementerian, 10 inovasi dari lima lembaga, termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kemudian 18 inovasi dari 13 pemerintah provinsi, 39 inovasi dari 32 pemkab, serta 16 inovasi dari 12 pemkot. 
Daerah penerima penghargaan ini akan kembali dilombakan untuk menjadi 40 terbaik dan akan diumumkan pada November 2018 mendatang. 

"Nanti akan diseleksi lagi, tahun ini akan berujung 40 yang terbaik pada November bersamaan saat acara International Public Service Forum di Jakarta," pungkasnya.(Kb.M2)


About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply