kabarMagelang__Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang resmi menjalin sinergitas dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang.
Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 75 Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta se-Kota Magelang di Aula Cendekia Disdikbud, Kamis (25/6/2026).
Kolaborasi strategis ini mengusung program unggulan bertajuk Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika dimulai dari Anak Bersih dari Narkoba). Program ini dirancang sebagai bentuk komitmen nyata dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika demi melindungi anak-anak di Kota Magelang.
Prosesi penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Disdikbud Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho, S.Pd., M.Pd., dan Kepala BNNK Magelang, Kombes. Pol. Nono Suryanto, S.I.K., M.H.
Pentingnya Pendampingan dan Tindakan Preventif
Kepala Disdikbud Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho, menekankan bahwa tindakan preventif sejak usia dini sangat krusial agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. Menurutnya, sekolah membutuhkan peran aktif BNNK untuk memberikan edukasi yang tepat.
"Selain pencegahan, diperlukan juga pendampingan berkelanjutan kepada para guru dan siswa. Oleh karena itu, kehadiran dan peran BNNK Magelang dalam pendampingan ini sangat kami butuhkan," ujar Nurwiyono.
Tanggung Jawab Bersama Lindungi Generasi Bangsa
Sementara itu, Kepala BNNK Magelang, Kombes. Pol. Nono Suryanto, menegaskan bahwa penanganan ancaman narkoba tidak bisa dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Nono menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Ananda Bersinar merupakan jawaban strategis untuk membentengi generasi penerus bangsa melalui pendekatan yang komprehensif.
- Humanis: Pendekatan yang merangkul dan memahami kebutuhan psikologis anak.
- Edukatif: Memberikan pemahaman mendasar mengenai bahaya narkoba lewat jalur formal.
- Berbasis Keluarga & Pemuda: Mengoptimalkan peran keluarga sebagai benteng pertahanan utama.
"Peran aktif setiap elemen masyarakat akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan gerakan ini. Kita harus bergerak bersama untuk menjaga masa depan dan generasi penerus bangsa," pungkas Nono.(Rez)

Tidak ada komentar: