KabarMagelng__Ratusan pencari kerja dari berbagai daerah memadati kawasan Lapangan drh Soepardi, 23-24 Juni 2026.
Sebanyak 3.717 lowongan kerja dari 36 perusahaan disiapkan untuk menjawab kebutuhan pencari kerja, sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Magelang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang Siti Zumaroh mengutarakan, meski kondisi ketenagakerjaan menunjukkan tren positif, tantangan di lapangan masih cukup besar. Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025 sebesar 3,52 persen.
"Angka ini menurun dibanding tahun sebelumnya, namun struktur tenaga kerja kita masih didominasi sektor informal," ujarnya usai pembukaan.
Dia menyebut, saat ini sekitar 63,82 persen tenaga kerja di Kabupaten Magelang masih berada di sektor informal. Sementara tenaga kerja formal baru mencapai 36,18 persen. Kondisi ini dinilai menjadi pekerjaan rumah besar dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Menurutnya, Job Fair bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk mempercepat penempatan tenaga kerja. Pemkab juga ingin mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung serta menyediakan informasi lowongan yang akurat.
"Kemudian memfasilitasi proses rekrutmen agar lebih efektif dan efisien," jelasnya.
Dia menjelaskan, ribuan lowongan yang tersedia berasal dari berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, garmen, perdagangan, jasa keuangan, hingga peluang kerja luar negeri.
Beberapa perusahaan itu di antaranya PT Libra Permana Semarang, PT Agung Sejahtera Sido Raharjo Tex, hingga PT Indomarco Prismatama Cabang Yogyakarta.
Selain layanan rekrutmen, kata dia, Job Fair juga dirancang sebagai ruang interaksi ekonomi dan edukasi. Berbagai kegiatan pendukung turut dihadirkan, mulai dari pameran UMKM, festival budaya SMK, layanan publik, hingga pasar murah yang menyasar masyarakat luas.
Kepala Bidang Penempatan Kerja dan Transmigrasi, Disperinaker Kabupaten Magelang Rina S Nasution menambahkan, selain lowongan offline, pihaknya juga membuka akses informasi kerja secara daring melalui platform Siapkerja.id. Namun, pencari kerja diwajibkan mendaftar di platform agar data mereka terintegrasi.
"Jadi ketika perusahaan membutuhkan tenaga kerja, datanya sudah tersedia," bebernya.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menekankan pentingnya menghadirkan pendekatan baru dalam menangani persoalan ketenagakerjaan. Ketika pemkab ingin hasil yang baru, lanjut dia, harus dengan cara dan semangat yang baru.
"Job Fair ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata pemerintah untuk melayani masyarakat," tandasnya.(Rez).

Tidak ada komentar: