Header ads

Header ads
Kembangkan Bisnis Kamu dengan Iklan di Kabar Magelang
» » » TNI dan Pemkot Magelang Berkolaborasi dalam Serbuan Teritorial 2026

KabarMagelang__Kodim 0705/Magelang menggelar Serbuan Teritorial TNI 2026 dengan menyasar kebutuhan dasar warga dan perbaikan lingkungan. Program tersebut tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga memperbaiki hunian warga, bantuan kebutuhan pokok, hingga edukasi.

Sasaran fisik dalam kegiatan tersebut meliputi rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar dua meter serta perbaikan 40 unit rumah tidak layak huni (RTLH). 

Pengerjaan melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat setempat dengan semangat gotong royong.

Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono mengatakan, perbaikan 40 RTLH ditargetkan berlangsung sekitar dua bulan. Harapannya dapat diselesaikan sebelum akhir 2026 sehingga kembali ditempati warga dalam kondisi lebih layak.

"Rumah ada kurang lebih 40 rumah dibangun dan diperbaiki bersama dengan pemerintah daerah dan Polri yang ada di wilayah tersebut," kata Satrio di Pendopo Pengabdian, Senin (14/9/2026).

Dia mengatakan, pelaksanaan perbaikan tidak dikerjakan TNI sendirian. Warga dan berbagai komponen di lingkungan sekitar dilibatkan sejak proses pembangunan. 

"Pola ini diharapkan memperkuat semangat gotong royong dalam menyelesaikan persoalan," jelasnya.

Selain RTLH, kata dia, sasaran fisik lainnya berupa rehabilitasi trotoar di kawasan depan Akademi Militer, mulai dari Jalan Gatot Subroto. Infrastruktur pedestrian tersebut dibangun sepanjang sekitar 2.200 meter dengan lebar dua meter dan dilengkapi fasilitas bagi penyandang disabilitas.

"Selain edukasi, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan dan penguatan bela negara. Bakti sosial berupa pembagian sembako juga dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga," katanya.

Satrio menuturkan, bantuan sembako diberikan menyesuaikan kemampuan karena kegiatan tersebut menyasar warga secara luas. Komoditas yang dibagikan antara lain beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya.

Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan, skala pekerjaan yang dilakukan menjadi alasan kegiatan tersebut disebut sebagai 'serbuan'. Program itu merupakan bagian dari operasi militer selain perang, khususnya membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan warga.

"Kenapa disebut serbuan? Artinya bersifat masif. Salah satu contohnya rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer," ujarnya.

Dia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan kesadaran waega untuk merawat hasil pekerjaan. Tanpa pemeliharaan, infrastruktur yang telah dibangun berisiko cepat rusak dan manfaatnya tidak bertahan lama.

Karena itu, Serbuan Teritorial juga dilengkapi sasaran nonfisik. TNI memberikan edukasi kepada warga mengenai pemanfaatan trotoar, pola hidup sehat, serta cara menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai, keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah dengan berbagai unsur. 

Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan stabilitas wilayah, tetapi juga membantu warga ketika menghadapi persoalan sehari-hari.

"Ini bentuk kepedulian kita semuanya untuk bagaimana sebuah teritorial itu betul-betul dalam keterjangkauan dan pengawasan," terangnya.

Dia menyebut, kerja sama pemkot dengan TNI telah berlangsung dalam berbagai kegiatan. Mulai dari perbaikan lingkungan, rehabilitasi RTLH, pembagian sembako, hingga kerja bakti bersama warga.(Rez).

About kabarmagelang.com

Info terupdate seputar Kabar Magelang. Lejitkan dan Kembangan usaha Anda di Kabar Magelang
«
Next
This is the most recent post.
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply