» » Jabatan Plt Ngendon Dua Tahun, DPRD Ancam Bupati Di Interpelasi





MUNGKID, KABARMAGELANG.com__Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP tidak jelas kapan akan menetapkan beberapa jabatan definitif di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) yang sudah hampir dua tahun beberapa jabatan tersebut masih berstatus Plt. Hal tersebut mendapat sorotan pedas dari kalangan anggota DPRD Kabupaten Magelang pada rapat paripurna penetapan anggaran perubahan 2015 Jumat (30/10).

Rapat Paripurna penetapan RAPBD Perubahan yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Magelang ini hampir seluruh anggota menghujani interupsi terkait lamannya jabatan Plt di beberapa instansi pemerintah kabupaten Magelang. "Hampir setiap rapat paripurna, kami selalu menanyakan kapan pengisian pejabat definitif, namun selalu tidak mendapatkan respon positif dari Bupati Magelang. Jabatan Plt seperti misteri yang sngat sulit di pecahkan, “seru Ketua Fraksi PAN Ahmad Sarwo Edi.
               
“Banyaknya jabatan Plt di Kabupaten Magelang ini mengakibatkan pemerintahan terganggu. Untuk itu Bupati Magelang (Zaenal Arifin SIP) segera mengisi dengan jabatan definitif. Siapapun personilnya yang penting segera, agar tugas pemerinta bisa berjalan secara efektif, “tegas Sarwo Edi.

Lebih keras  Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Magelang, M Sobikin, pihaknya bahkan  mengancam akan menggunakan hak konstitusional sebagai anggota DPRD berupa hak angket maupun interpelasi, jika Bupati Magelang Zaenal Arifin tidak segera mengambil langkah kongkrit dalam pengisian jabatan. "Sebenarnya kami tidak ingin menggunakan hak konstitusi sebagai anggota DPRD karena saru, tapi kalau tidak ada niat baik, ya terpaksa kami gunakan, "ancamnya.

“Apakah memang tidak ada personil yang mampu, atau karena faktor tekanan politik, sehingga mengorbankan kepentingan masyarakat luas. Sebenarnya apa yang menjadi persoalan, sehingga mengisi jabatan PLt susahnya bukan main. kami tidak peduli siapa personil, tapi yang jelas ada kepastian, "ujar Sobikin.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Saryan Adi Yanto SE menegaskan, masukan DPRD terkait jabatan PLt dirasakan tidak direspos baik oleh Bupati Magelang. padahal DPRD tidak mempunyai kepentingan apa-apa terhadap pengisian jabatan tersebut. DPRD hanya berharap, agar ada capaian kinerja oleh Pemkab Magelang secara baik. “Sebaliknya, kalau pejabatnya PLt terus maka pencapaian kinerja menjadi buruk, karena tidak ada singkronisasi, mereka saling 'joget' sendiri dalam bekerja, “katanya.

"DPRD ingin ada kepastian kapan jabatan definintif itu diisi, bukan janji-janji dan retorika jawaban deplomasi yang tidak pernah ada ujungnya. Berikan jawaban pasti kapan pejabat denitif, jangan digantung seperti sekarang, "pungkas Sariyan.

Diketahui beberapa jabatan strategis di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang hampir dua tahun masih dijabat Plt,  sehingga dinilai banyak kalangan mengganggu jalanya pemerintahan. Jabatan-jabatan tersebut diantaranya Sekretaris Daerah (sekda), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora), dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Muntilan. (zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply