» » Tradisi Merti Desa Warga Arak Gunungan Salak





SRUMBUNG, KABARMAGELANG.com
__Ratusan warga lereng Gunung Merapi Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang menggelar tradisi merti bumi. Dengan nuansa budaya Jawa merti desa diawali prosesi pengambilan air panguripan dari Sendang Aren untuk disiramkan ke tanaman salak Nglumut, sayuran dan pohon beringin. Merti desa ke-7 ini dilanjutkan  prosesi kirab Tumpeng Wilujengan yang dimulai dari halaman kadus Kaliurang Lor menuju makam sesepuh desa Eyang Kencana.

Mereka berjalan kaki sekitar 1,5 km mengelilingi perkampungan warga dan kebun salak. Barisan paling depan adalah kembang desa, kemudian disusul pasukan bergodo, petani dengan membawa hasil bumi, barisan tumpeng, gunungan salak, anak sekolah, santri, rebana, masyarakat dan kelompok relawan Pasag Merapi.

Sesampainya di lokasi makam digelar prosesi ritual. Setelah itu, gunungan salak dan buah-buahan menjadi rebutan warga. Ribuan warga saling berebut salak karena percaya akan mendatangkan kebaikan.

"Air panguripan kami siramkan ke tanaman warga biar bisa subur dan berbuah banyak. Air ini kami ambil dari mata air Sendang Aren," kata tokoh masyarakat Kaliurang Suharno.

“ lewat merti bumi ini warga Merapi berharap agar bisa segera diberikan hujan karena sudah hampir tujuh bulan tidak hujan, “harap Suharno.

Kepala Desa Kaliurang Keptiyah mengatakan kirab tumpeng wilujengan ini merupakan upaya warga Merapi melestarikan budaya jawa, sekaligus mensyukuri nikmat Allah SWT. “Masyarakat bersyukur karena sudah diberikan rejeki berupa hasil tanaman, “tandasnya.(zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply