» » Ratusan Siwa Dijaring Polisi Saat Konvoi Rayakan Kelulusan

                                              
MUNGKID, KABARMAGELANG.com__Ratusan pelajar SLTA terjaring Polisi saat konvoi merayakan kelulusan sekolah,  Sabtu (7/5). Selain tidak menggunakan helm dan surat-surat kelengkapan, mereka juga dinilai melanggar ketertipan umum sehingga meresahkan pengguna jalan. Sementara sejumlah 6 siswa SLTA di Kabupaten Magelang dinyatakan tidak lulus dalam mengikuti UN 2016.

Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho, menyebutkan,  sebanyak 87 siswa ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas. Seperti tidak menggunakan helm, surat-surat kendaraan tidak lengkap, mengendarai sepeda motor protolan, dan lainnya.

“Sedangkan 163 siswa lainnya dilakukan pembinaan, yang dilakukan di beberapa tempat maupun Polsek, "jelasnya.

Zain menegaskan bahwa, selama pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat kemarin, pihaknya memang melakukan pengamanan tersendiri. Hal itu untuk mengantisipasi konvoi yang bisa mengganggu kelancaran lalu lintas serta meresahkan pengguna jalan. 

"Selain itu juga untuk mencegah serta mengantisipasi aksi tawuran yang bisa dilakukan oleh pelajar, di jalan raya, "tegas Kapolres.

Sementara itu enam orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Kabupaten Magelang dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional 2015/2016. Adapun untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sedangkana Madrasah Aliyah (MA) lulus seratus persen.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magelang, Mushowir mengatakan, keenam siswa yang tidak lulus karena diketahui tidak mampu memenuhi nilai kompetensi produktif. Dia juga menyebutkan sejumlah ada enam siswa lain yang menyatakan mundur saat pelaksanaan UN.

"Jumlah total siswa SMK yang terdaftar UN ada sebanyak 5202, tapi kemudian yang mengikuti ujian hanya 5196 karena 6 siswa mengundurkan diri, dan 6 siswa lainya dinyatakan tidak lulus,"terangnya.

Sedang untuk jumlah peserta terdaftar UN SMA/MA lanjut Mushowir, ada  4979 siwa, namun hanya  4974 siswa yang ikut ujian. "Empat siswa SMA mengundurkan diri, serta satu orang siswa meninggal sebelum ujian. Untuk SMA/MA, yang mengikuti UN seluruhnya lulus,"ucapnya.

Terkait konvoi pasca kelulusan yang dilakukan para pelajar Disdikpora mengaku sudah memberikan surat edaran kepada setiap sekolah, tentang  himbauan serta arahan agar sekolah melarang siswa untuk merayakan pengumuman kelulusan dengan melakukan konvoi di jalan raya, sehingga mengganggu ketertiban.


"Kami juga menghimbau sekolah untuk mengumumkan kelulusan di sekolah atau menggunakan media online. Pengumuman dilakukan serentak pukul 15.00 WIB,"pungkas Mushowir. (zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

Leave a Reply