» » Warga Gerah Diduga Aparat Bekingi Penambang Alat Berat Ilegal

SAWANGAN, KABARMAGELANG.com__Sebagian warga lereng Merapi mulai gerah, mereka menilai penambangan dengan alat berat ilegal yang kembali marak di duga ada beking dari aparat. Hal tersebut terbukti adanya pembiaran penambangan dengan alat berat ilegal yang berlangsung di beberapa sungai berhulu dari Gunung Merapi. Bahkan kegiatan tersebut sudah berlangsung lama dan terkesan bebas.

Aktivis Jogo Merapi Imam Muhtar. mengatakan hampir bertahun-tahun perjuangannya menyelamatkan lingkungan merapi dari kerusakan penambangan alat berat seolah sia-sia.

”Ini jelas-jelas ilegal dan tidak ada ijinnya tapi penambangan dengan alat berat tetap saja beroperasi,” katanya Minggu, (25/12).

Dia menilai,  ada beking di balik aktivitas penambangan tersebut. Bahkan, Imam tidak segan-segan menyebut beking penambangan liar  adalah aparat penegak hukum.

”Jelas ada bekingnya. Karena terus didiamkan dan tidak pernah tersentuh hukum. Misalkan ada yang diproses itu pun uji petik karena tidak dibekingi aparat,” ujar Imam.

Imam juga menuding, bahwa  kegiatan penambangan ada pula yang dilaksanakan oleh pejabat di desa.

”Saya ada datanya dan titik-titiknya semua. Nanti akan kita sampaikan jika diperlukan,” tegasnya.

Dia berharap ada aparat yang benar-benar serius untuk menindak kegiatan penambangan ilegal di alur sungai Gunung Merapi. Karena kegiatan ini sudah benar-benar berdampak pada kerusakan lingkungan yang semakin parah.

”Sekarang kerusakan lingkungan sudah semakin terasa. Di Sawangan debit mata air mulai berkurang. Karena terus dikeruk maka keasaman air meningkat dan dampaknya sudah semakin terasa di masyarakat. ” jelas dia.

Di Kecamatan Sawangan dan Dukun, aktvitas penambangan ilegal juga terus berlangsung, dan lebih dari satu alat berat yang beroperasi.

”Di Kapuhan Kecamatan Sawangan  lebih dari satu alat berat ,dan beroperasi hampir 24 jam ” ungkap Riyanto, salah satu warga.

Diketahui sejauh ini, baru ada dua kegiatan penambangan alat berat yang mendapatkan ijin dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Diantarnaya IUP atas nama Sariyanto, wilayah penambangan yang diajukan berada di Dusun/Desa Nglumut, Kecamatan Srumbung. Dan Bumi Selaras di Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung.

Namun penambangan alat berat ilegal di kawasan Gunung Merapi Kabupaten Magelang makin marak. Ada banyak titik penambangan yang belum berijin namun masih terus beroperasi dengan bebas. Diantaranya  di Kali Senowo Kecamatan Dukun, Kali Pabelan atas Desa  Kapuhan Kecamatan Sawangan, dan Kali Putih Kecamatan Srumbung dengan jumlah alat berat yang semakin marak.(zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply