Header ads

Header ads
Kembangkan Bisnis Kamu dengan Iklan di Kabar Magelang
» » Aneh Usia Kabupaten Magelang Lebih Muda Dari Kota Magelang

MUNGKID, KABARMAGELANG.com__Usia Kabupaten Magelang lebih muda dibandingkan Kota Magelang dinilai aneh. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Bupati Magelang Drs H Ahmad,  Guru Besar UNDIP Semarang Prof Dr Agus Maladi Irianto,  dalam Seminar Sejarah Membangun Kabupaten Magelang Masa Depan di Rumah dinas Bupati, jalan Soekarno-Hatta Kota Mungkid, Kamis (4/5).

Ahmad mengungkapkan Kota Magelang  di  tahun 2017 ini sudah berusia 1111 tahun.  Sedangkan  Kabupaten Magelang pada 2017 baru memperingati HUTnya yang ke-33. kalau di tinjau ke belakan Kabupaten Magelang ada jauh sebelum Kota Magelang lahir. Dan hal ini terjadi karena  Kota Magelang mendasarkan pada Prasasti Mantyasih yang bertanggal 11 April 907. Adapun Kabupaten Magelang justru menandai hari lahirnya dengan tanggal perpindahan ibu kota dari Kota Magelang ke Kota Mungkid pada 22 Maret 1984.

"Mestinya Kabupaten Magelang usianya lebih tua. Masa kabupaten lebih muda. Dan HUT ke-33 kemarin sebenarnya hanya memeringati perpindahan ibu kota bukan kelahiran Kabupaten Magelang. Untuk itu sebaiknya seluruh komponen di Kabupaten  Magelang bisa bersama-sama berdiskusi, mengkaji dan mencari kapan sebenarnya sejarah lahirnya Kabupaten Magelang. ," ujarnya.

Guru Besar Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Prof Dr Agus Maladi Irianto menyarankan agar Kabupaten Magelang dibangun berdasarkan empat kekuatan yang dimiliki. Yakni potensi historik, potensi kultural, potensi agraris, dan potensi religius. Keempat kekuatan tersebut harus dibangun dan dikembangkan.

"Namun demikian dalam pelaksanaanya jangan sampai melupakan akar budaya dan karakter Magelang sebagai kawasan agraris," paparnya.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Mujahidun M.Pd yang ikut hadir dalam seminar tersebut, menyarankan agar seminar serupa digelar rutin setiap tahun sehingga bisa menjadi dasar bagi pembangunan Magelang ke depan. Dia menyarankan agar seminar berikutnya menghadirkan bupati di masa lalu, bupati sekarang beserta sekda dan OPD serta wakil rakyat (DPRD) dan lainnya.

"Kehadiran mereka sangat penting agar apa yang dibahas memiliki kekuatan dan makna sehingga bisa menjadi bahan renungan dan bekal menyusun program masa depan," tandasnya.(zis)

About kabarmagelang.com

Info terupdate seputar Kabar Magelang. Lejitkan dan Kembangan usaha Anda di Kabar Magelang
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply