Header ads

Header ads
Kembangkan Bisnis Kamu dengan Iklan di Kabar Magelang
» » Ratusan Warga Ngluwar Tutup Jembatan Tolak Penambangan

NGLUWAR, KABARMAGELANG.com__Tolak penambangan alat berat ribuan warga desa Sumokaton, Kecamatan Ngluwar, Magelang lakukan aksi di  atas dam  jembatan alternatif penghubung  wilayah Magelang - Yogyakarta Jumat (26/5).

Mereka menilai penambangan pasir di alur Sungai Krasak dengan menggunakan alat berat, selain mengakibatkan  kerusakan lingkungan, air sungai juga akan  menurun , sehingga mengakibatkan  masyarakat sekitar yang rugi.

Aksi yang  berlangsung pada pukul 08,00 - 10.00 WIB. tersebut  mendapatkan pengamanan dari aparat Polsek  Ngluwar, TNI dan aparat Kecamatan Ngluwar. Selain memasang spanduk tolak penambangan alat berta  di lima titik, mereka juga membakar ban bekas serta menutup jembatan alternatif penghubung Kecamatan Ngluwar, Magelang dengan wilayah Kecamatan Tempel,  Sleman, dengan menggunakan beberapa potong kayu.

Kepala Desa Somokaton,  Noto Sukirno menyatakan, dampak penambangan pasir menggunakan alat berat di aliran Kali Krasak, menyebabkan sumur warga kering, termasuk pengairan sawah seluar 150 hektar milik warga terancam kekurangan air, sehingga  warga  menolak rencana penambangan dengan  menggunakan alat berat.

"Mayoritas warga dari lima dusun yang ada di  Desa Sumokaton, menolak penambangan pasir Kali Krasak, dengan menandatangani kesepakatan penolakan penambangan. Jika aspirasi warga diabaikan, warga siap menggelar demo dengan jumlah masa yang lebih besar," ujarnya.

Camat Ngluwar, Kunta Hendradata menyatakan,  penambangan menggunakan alat berat sangat berdampak terhadap kerusakan lingkungan, dan sumber mata air. Jika penambangan dengan alat berat tidak terkendali, maka yang menjadi korban adalah areal pertanian, termasuk mengancam sumber air sumur warga.

"Yang jelas, kerusakan akibat penambangan dengan alat berat, selain penyusutan air,   infrastruktur jalan juga cepat rusak," tandasnya.

Usai melakukan aksi, warga kembali yang mayoritas petani tersebut,  kembali bekerja ke sawah masing-masing. Begitu juga dengan ban yang dibakar, langsung dipadamkan, termasuk kayu yang menutup jembatan langsung disingkirkan.(Kb.M1)

About kabarmagelang.com

Info terupdate seputar Kabar Magelang. Lejitkan dan Kembangan usaha Anda di Kabar Magelang
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply