» » Sosok Noni Bangsawan Belanda Muncul Di Gedung Tua Lereng Merapi


DUKUN, KABARMAGELANG.com__Di Lereng Merapi tepatnya di Dusun Plambongan, Desa /Kecamatan Dukun, Magelang, terdapat bangunan tua bekas pabrik gondorukem peninggalan jaman Belanda tahun 1942. Bangunan yang di kelilingi sebuah benteng tersebut  kondisinya tidak terawat sehingga terkesan angker dan diakui oleh masyarakat sekitar memiliki cerita mistis.

Bangunan yang tinggal tersisa puing-puing tak berbetuk itu masih tampak  dikelilingi sebuah beteng yang sudah tidak utuh, sebagian runtuh karena dimakan usia.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat sekitar masih sering terdengan suara-suara pembakaran tungku pabrik, seperti pabriknya masih beroperasi setiap malam-malam tertentu.

“Ditengah malam masih sering terdengar suara pabrik ini beroperasi,padahal bangunan aja tinggal puing dan alat-alat produksinya sudah tidak ada,” ungkap Dono,(37) salah warga yang rumahnya tidak jauh dari bangunan tua.

Kepala Dusun Plambongan Achmadi, (33) menyebutkan beberapa kejadian mistis sering terjadi di sekitar banguan tua tersebut. Mulai dari penampakan pekerja pabrik, dan penampakan sosok noni Belanda.

"Penampakan yang sring dilihat oleh warga biasanya pekerja pabrik yang mengenakan pakaina jaman dahulu sedang mengangkat getah vinus. Kalau penampakan noni Belanda berpakaian putih model bangsawan dan berjalan di sekitar banguan," ungkapnya.

Bangunan dan lokasi yang sekarang menjadi hak milik Perhutani ini belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah dan dibiarkan begitu saja. Dan Karena sudah terbiasa, masyarakat sekitar tidak merasa takut jika melintas di sekitar bangunan.

Saking kebiasaan dengan situasi seperti itu warga sekitar juga tidak ada kesan takut atau ngeri kalau melintas lokasi tersebut setiap malam.

“Saking biasanya mungkin ya warga disini tidak takut  jika melintas di sekitar banguan itu," ujar Achmad. (Kb.M1)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply