» » Hoax Bisa Membahayakan Nyawa

MUNGKID, kabarMagelang.com__ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, melalui Humas Protokol, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bakohumas ke-IV tingkat Kabupaten Magelang, di Ruang Bina Praja, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Selasa (4/11). Bakorhumas yang dihadiri oleh dihadiri oleh segenap jajaran Humas Protokol Kabupaten Magelang, organisasi kemasyarakatan, LSM, Genpi, dan organisasi kemahasiswaan ini mengambil tema 'Menjadi Nitijen  Yang Cerdas, Anti Hoax, dan Anti Bulliying',.

“Bakorhumas ke-IV ini bertujuan untuk mengantisipasi dan menangkal berita-berita hoax yang sering beredar di media sosial,” ungkap Kabag Humas Protokol Kabupaten Magelang, yang diwakili oleh Kasubag Peliputan, Editorial, dan Publikasi, Gunawan Andi Prihananta.

Selain itu bakorhumas kali ini juga sebagai upaya untuk memberikan pendidikan dan pengarahan kepada masyarakat Netijen atau pengguna media sosial agar bisa bersikap bijak, cerdas, anti hoax dan anti bullying.

"Kami berharap Rakor bakohumas ini agar pengguna media sosial memahami akan arti penting mampu menggunakan media sosial dalam hal kebaikan, memberikan informasi yang positif, serta dapat digunakan untuk tujuan-tujuan kemasyarakatan seperti perdagangan, bisnis, dan jaringan komunikasi," terangnya.

Ketua Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang juga sebagai narasumber Rakor Bakohumas, Septiaji Eko Nugroho, mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

"Berita-berita yang tidak utuh dalam menyajikan infomasi dapat menimbulkan kerawanan konflik dan permasalahan. Seringkali kita mendapati orang bertengkar hanya gara-gara informasi hoax," ungkapnya.

Dia menegsakan bahkan hox bisa membahayakan nyawa seseorang, misalnya hoax-hoax mengenai kesehatan. Dan hal inilah yang sangat perlu untuk ditanggulangi.

"Contohnya tentang berita-berita yang memuat konten tentang kesehatan yang ujung-ujungnya adalah iklan obat. Masih banyak masyarakat yang langsung percaya sebelum melakukan pengecekan kepada orang yang ahli dibidangnya. Padahal hal ini sangat berbahaya dan mengancam nyawa seseorang, dan akhirnya hanya menggunakan produk yang ditawarkan dalam konten tersebut," papar Septiaji.

Sedangkan terkait dengan bulliying, Septiaji mengajak masyarakat untuk lebih berani mengkritisi, dengan cara melaporkannya.

"Sering kali kita melihat ada yang memosting kata-kata atau kalimat-kalimat bullying atau ujaran kebencian di facebook yang bisa mengakibatkan keresahan. Maka kita harus berani melaporkan akun-akun tersebut dengan cara lapor kepada pihak facebook itu sendiri. Kalau ada akun yang memosting ujaran kebencian yang bermuatan politik, maka kita bisa langsung melaporkannya kepada pihak Bawaslu," tegasnya.(Kb.M2)


About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply