kabarMagelang__Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Umum Yogyakarta–Magelang, tepatnya di tikungan TPR Pare masuk Dusun Pare, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Magelang, Selasa (13/1/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan semen terguling dan menyambar seorang penggembala itik yang berjalan di pinggir jalan hingga meninggal dunia.
Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 08.27 WIB dan diklasifikasikan sebagai kecelakaan lalu lintas berat. Kendaraan yang terlibat adalah sebuah truk bernomor polisi H 9856 CQ yang dikemudikan oleh Iswahyudi (40), warga Kabupaten Bantul.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky S Hartono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk melaju dengan kecepatan tinggi di jalur yang menikung dan terguling.
“Truk berjalan dari arah Yogyakarta menuju Magelang. Saat tiba di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung, kendaraan diduga hilang kendali dan terguling ke kiri. Pada saat truk terguling juga menyambar seorang penggembala itik yang sedang berada di pinggir jalan hingga meninggal dunia,” jelasnya.
Korban diketahui bernama Rohman (49), warga Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid, Magelang. Akibat benturan keras, korban mengalami luka cidera kepala dan sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Merah Putih. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
“Selain korban meninggal, satu orang lainnya mengalami luka-luka yakni penumpang truk berinisial RA (32), warga Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Dia mengalami luka sobek di kepala serta lecet di bagian kaki dan kini menjalani perawatan di RSUD Merah Putih,” terang IIptu Ricky..
Kecelakaan ini masih ditangani pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apa penyebab kecelakaan tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait faktor penyebab kecelakaan, termasuk kecepatan kendaraan dan kondisi jalan saat kejadian,” ujarnya.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintas di jalur rawan kecelakaan dan jalan menikung.(rez).

Tidak ada komentar: