Borobudur, kabarMagelang__Kebakaran sebuah mobil Suzuki Carry yang disinyalir bermuatan bahan bakar minyak (BBM) menggegerkan warga di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Magelang, Rabu (14/1/2026).
Insiden tersebut sempat menimbulkan ledakan dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.
Saat proses evakuasi, petugas pemadam kebakaran (damkar) sempat kesulitan memadamkan api. Terlebih, pintu bagian belakang terkunci.
Sementara di dalamnya terdapat sejumlah jeriken yang disinyalir berisi BBM. Sehingga membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan kobaran api.
Saksi mata warga Borobudur, Novita Taat, (34) mengaku mendengar suara ledakan keras saat dirinya tengah bekerja tak jauh dari lokasi kejadian. Ledakan itu, kata dia, membuat warga sekitar keluar untuk memastikan sumber suara.
"Saya masih mengerjakan pekerjaan saya, tiba-tiba dengar ledakan di jalan. Saya langsung lari ke luar," katanya.
Novita mengatakan, mobil tersebut berada di posisi trotoar setelah sempat berputar balik. Dia menduga kendaraan datang dari arah Pasar Borobudur sebelum akhirnya berhenti di Jalan Jendral Sudirman dan meledak sekitar pukul 06.00.
Ledakan dan kobaran api yang muncul secara tiba-tiba membuat para pengguna jalan menghentikan laju kendaraannya. Sejumlah warga memilih menjauh karena khawatir terjadi ledakan susulan, mengingat api dengan cepat membesar.
Sementara itu, proses pemadaman berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu lama. Rescuer Damkar Kabupaten Magelang Andika mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.30 dan langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam.
Namun, setelah tiba di lokasi dan mengetahui mobil tersebut membawa BBM dalam jumlah banyak, petugas memutuskan menambah armada dan suplai air.
"Awalnya kita berangkat satu unit, tapi kita tambah lagi kendaraan suplai dan tangki," terangnya.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas berjibaku di tengah panas dan bau menyengat BBM yang terbakar. Kobaran api sesekali membesar saat jeriken BBM tersambar, membuat petugas harus ekstra hati-hati.
Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih. Petugas sempat menggunakan cairan foam untuk memadamkan api.
"Namun, ternyata hasilnya kurang maksimal karena ada BBM tersimpan di dalam jeriken-jeriken yang ikut terbakar," jelas Andika.
Sementara itu Kapolsek Borobudur AKP Marsodik menjelaskan, kepolisian menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.30 bahwa ada kendaraan bermotor mengalami kebakaran di Jalan Jendral Sudieman.
"Kami langsung berkoordinasi dengan Damkar untuk melakukan pemadaman," jelasnya.
Dari hasil pengamatan awal, kendaraan tersebut diketahui membawa BBM dalam jumlah cukup banyak. Marsodik menduga, sejumlah jeriken di dalam mobil itu sudah terisi BBM, sehingga api dengan cepat membesar.
Saat ditanya soal dugaan sumber api, polisi masih menyelidikinya.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
"Saat petugas tiba di lokasi, pengemudi kendaraan sudah tidak berada di tempat," ujarnya.
"Apakah melarikan diri atau meninggalkan kendaraan, masih dalam penyelidikan. Identitas pemilik kendaraan juga belum diketahui," pungkas Marsodik.(Rez).

Tidak ada komentar: