» » » Libur Natal dan Tahun Baru 2015, Taman Kyai Langgeng Terapkan Tiket Paket Rp 25 ribu

KABARMAGELANG.COM---Menyambut libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, obyek wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang menerapkan tiket paket selama 10 hari dengan harga tiket sebesar Rp 25 ribu/orang. Dengan harga tiket sebesar itu, pengunjung sudah bisa langsung menikmati 9 wahana yang ada tanpa harus membayar lagi.

    "Tiket mulai berlaku hari ini, Selasa (23/12)  hingga 1 Januari 2015," kata Kabag Perencanaan dan Pengembangan Taman Kyai Langgeng, Slamet Maryono.

    Ke sembilan wahana yang dapat dinikmati antara lain antara lain Sepur Mini, Kereta Mini, Becak Mini, Mobil Keliling, Komidi Layang, Komidi Putar, Bianglala, Kereta Air, dan Becak Air.Selain menikmati wahana yang ada, Taman Kyai Langgeng juga memberikan hiburan kepada pengunjung, seperti kesenian tradisional Jathilan, tek-tek, angklung juga kesenian modern, seperti organ tunggal, orkes melayu dan lain-lain. "Ini salah satu bentuk layanan Taman Kyai Langgeng kepada pengunjung," katanya.
   
    Untuk hari biasa, imbuh Slamet, harga tiket Rp 15 ribu sedangkan Sabtu dan Minggu Rp20 ribu. "Kami terapkan tiket paket Rp25 ribu untuk memudahkan pengunjung menikmati semua wahana yang sudah kami sediakan," terangnya.

    Dengan tiket paket selama Natal dan Tahun Baru ini, diharapkan pengunjung bisa meningkat. "Untuk tanggal 1 Januari kita targetkan jumlah pengunjung sebanyak 18 ribu," imbuh Slamet.

    Diakuinya, jumlah kunjungan wisata ke Taman Kyai Langgeng sejak beberapa bulan terakhir turun di bawah 5 ribu orang. Hal itu dipengaruhi beberapa faktor, antara lain kenaikan BBM, cuaca, bencana alam,  serta adanya himbauan dari kepala daerah dan Gubernur di Jatim agar warganya berwisata di daerah sendiri atau di Jatim.
    "Himbauan untuk berwisata di daerah sendiri oleh kepala daerah maupun Gubernur di Jatim sangat mempengaruhi jumlah kunjungan iwsata ke TKL," ungkap Slamet.
   
    Disebutkan, wisatawan dari Jatim menjadi penyumbang terbesar dalam hal kunjungan mencapai 60 persen. "Sekarang ini wisatawan dari Jatim turun drastis menjadi 30 persen saja," ujarnya.

    Dengan kondisi seperti itu, pihak TKL langsung membuat terobosan-terobosan baru yakni dengan lebih agresif memasarkan TKL yang menjadi kebanggaan Kota Magelang ini ke sektor utara atau pantura serta Jawa Barat bagian Utara , seperti Pekalongan, Pemalang, Cirebon dan sekitarnya.

    Terobosan yang dilakukan misal dengan door to door ke perusahaan-perusahaan atau sekolah-sekolah di daerah pantura dan Jabar."Hasilnya sudah mulai terlihat dengan datangnya wisatawan dari arah utara," ungkap Slamet.

    Slamet juga berharap Gubernur Jateng juga memiliki kebijakan sama dengan Gubernur Jatim, yakni menghimbau warganya agar berwisata di lokal Jateng saja, sehingga pertumbuhan jumlah wisatawan  di Jateng semakin meningkat. (watie)
 ket gambar :
Pengunjung Taman Kyai Langgeng menikmati kesenian tradisional yang disuguhkan selama libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015. (foto: ch kurniawati)

Para wisatawan berkunjung ke Taman Kyai Langgeng Kota Magelang selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2015. (foto: ch kurniawati) 



About watik

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 komentar:

Leave a Reply