» » Rencana Pembangunan RSUD Pemkab Magelang Disarankan Meniru Kulon Progo


MUNGKID, KABARMAGELANG.com__ Pemkab Magelang disarankan  meniru Kabupaten Kulonprogo dalam rencena pembangunan RSUD yang baru.  Hal tersebut di sampaikan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adiyanto SE, usai mendampingi kunjungan anggotanya di RSUD Kulon Progo Jumat, (4/3).

“Saya sangat berharap Pemkab Magelang bisa meniru Kabupaten Kulon Progo perihal rencana pembangunan RSUD nanti, “kata Sariyan.

Ketua DPRD menerangkan RSUD Kulon Progo yang kini masih dalam proses pengembangan pembangunan RSUD, dari 3 hektar  menjadi 8 hektar dan menelan biaya 300 miliar, yang dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun mulai 2015 kemarin hingga 2017yang akan datang. “Letak RSUD tidak berada di tengah kota dan pinggir jalan raya, karena ini nantinya akan berdampak pada kemacetan (krodit jalan), Kalau perlu di beri jalur lingkar yang mengitari RSUD, “jelasnya.

Dia juga menambahkan ada bebrapa fasilitas dan sarana lainya yang harus  di sediakan nantinya. Diantaranya rumah dinas dokter,  dan asrama tempat mahasiswa belajar. “Yang tidak kalah penting adalah lahan parkir dan lahan hijau yang memadahi, serta adanya tempat pengolahan sampah, “ungkap Saryan.

Ketua DPRD yang juga ketua DPC PDIP Magelang ini, mengungkapkan pembangunan RSUD nantinya juga harus bisa memberikan tempat bagi UMKM terutama pelaku kuliner sehingga bisa meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitar. “Di RSUD Kulon Progo yang baru di bangun sudah tersedia khusus lahan ini, dan bisa menampung ratusan pedagang yang nantinya bisa buka 24 jam, “bebernya.

Dari segi pelayanyan lanjutnya, RSUD harus memiliki prinsip tidak boleh menolak pasien jamkesmas, meskipun kelas yang tersedia untuk pasien jamkesmas telah penuh. “Pasien jamkesmas bisa di tampung di kelas II dan kelas I, atau bahkan kelas VIP, tentu dengan harga yang tidak memberatkan, dan itu sudah berjalan di RSUD Kulon Progo, “tambahnya Sariyan.

Diketahui Pemerintah Kabupaten Magelang sejak 2013 berencana membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe B yang berlokasi di eks pasar hewan Mertoyudan. Selain dipandang strategis, Pemkab juga sudah memiliki tanah seluas sekitar 7.000 m2 di tempat tersebut. Namun rencana pembangunan di eks pasar hewan tersebut belum ada kesepakatan dengan  DPRD. Sebagian anggota dewan menilai lahan di bekas Pasar Hewan Mertoyudan tidak representatif. Selain luasnya tidak  memenuhi standar persyaratan, posisi lahan juga di tepi jalan raya Magelang-Yogyakarta yang berpotensi menghambat pelayanan darurat. (zis)




About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply