» » Esok Gowes Malam Ngejezz

BOROBUDUR, KABARMAGELANG.com__Bank Jateng memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) tercatat sebagai rekor ke-7.432 di sela-sela acara Esuk Gowes, Sore Ngejaz di Lapangan Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Minggu (15/5. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kredit murah Bank Jateng  dinilai paling kecil se-Indonesia dengan bunga sebesar 7 persen.
Esuk gowes, sore ngejaz tersebut diikuti ratusan orang yang mengambil start dari Banaran Kopi Kabupaten Semarang hingga finish di Lapangan Lumbini, Kompleks Candi Borobudur. Setibanya di Borobudur, dilakukan prosesi penyerahan penghargaan Muri tersebut diawali  arak-arakan oleh para penari dari Komunitas Lima Gunung.
Dipmpin, dalang Sih Agung Prasetyo, sebagai cucuk lampah menyampaikan kidung sebagai pembuka dan diikuti dua oran menggenakan pakai putih mengangkat tanga terbuat dari tebu dan bambu.
Dalang Sih Agung Prasetyo, kemudian mendaulat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Dirut Bank Jateng Supriyatno dan Bupati Magelang Zaenal Arifin untuk maju untuk menaiki tangga yang dari tebu dan bambu tersebut.
Manajer Muri, Sri Widayanti mengatakan, Bank Jateng, bukan kali ini saja menerima menerima penghargaan dari Muri.
"Penghargaan yang diterima Bank Jateng tersebut tercatat dalam rekor ke-7.432, di mana memberikan akses permodalan dengan bunga 7 persen. Bunga  terendah sebagaimana surat yang disampaikan OJK,”ungkapnya.
Sementara itu, Dirut Bank Jateng Supriyatno mengatakan, program baru kredit murah yang baru berjalan sebulan ini telah diminati warga masyarakat. Sejauh ini sudah ada sekitar 1.000 nasabah dengan nominal pinjaman Rp19 miliar.
”Kredit ini bukan hibah, jadi masyarakat yang memanfaatkan kredit tersebut harus membayar,"ujarnya.
Selain Bank Jateng, penghargaan juga diterima Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan OJK. Ganjar dinilai sebagai orang yang menginisiasi kemunculan program kredit murah dengan nama produk Mitra Jateng 25.
Gubernur Ganjar Pranowo mengaku, gowes yang dilakukan tersebut terbilang dekat, bahkan ini sudah kali kedua. Sebelumnya, dulu saat dilangsungkan Half Marathon dari Semarang hingga Borobudur juga gowes, kali ini menempuh jarak sekitar 40 Km.
“Deket, nggak sampai 2 jam. Jalurnya kan enak. Saya nyepeda Banaran ke sini sudah kedua kali. ,”akunya.(zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

Leave a Reply