» » Korban Ledakan Petasan Asal Borobudur : Jangan Bermain Petasan Kalau Tidak Ingin Cacat Seperti Saya


Borobudur, kabarMagelang.com__Hari Raya Lebaran dan Hari Raya Idul Qurban tidak akan meriah jika tidak dirayakan dengan pesta petasan. Namun jika tidak berhati-hati, tidak semua pesta petasan akan membawa susana senang tetapi sebaliknya akan menimbulkan duka yang mendalam. Pasalnya akibat ledakan petasan tidak hanya bisa menyebabkan cacat tetap namun juga bisa merenggut nyawa. Seperti yang dialami dua pemuda asal Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang, Iman wijanarko dan (19) dan F Arif (25).
Imam dan Arif merupakan korban ledakan petasan di dalam rumahnya pada malam Hari Raya Idul Fitri kemarin. Saat ini Iman mengalami kebutaan, dan luka bakar di sekujur tubuhnya belum pulih. Sedang Iman tanganya harus diamputasi.

“Saya menyesal pernah bermain dengan petasan, tangan saya terpaksa harus diamputasi akibat kena ledakan, saya masih muda tetapi tidak bisa banyak melakukan aktivitas seperti teman-teman lainya,” ujar Arif saat dikunjungi Kapolsek Borobudur AKP Aldino Agus Anggoro, bersama anggota di rumahnya, Jumat (9/8).

Dia benar-benar menyesal dan berharap agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi menimpa saudara dan teman-temanya.

“Semoga tidak ada lagi korban akibat ledakan petasan. Jangan bermain petasan kalua tidak ingin cacat seperti saya. Cukup saya saja yang alami,” harapnya.

Kapolsek Borobudur AKP Aldino Agus Anggoro, ikut prihati atas apa yang menimpa kedua pemuda pada malam Hari Raya Idul Fitri yang lalu. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyalakan petasan pada hari raya qurban ini.

“Selain berakibat fatal, petasan juga dilarang. Kami akan menindak kepada siapapun yang menjual atau menyimpan obat petasan,” tegasnya.(Kb.M2)

About kabarmagelang.com

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply