» » com__Anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina, Dorong Masyarakat Manfaatkan ikan Endemik Sungai Diolah Menjadi Produk Khas Lokal Magelang

KabarMagelang.com__Anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina, mendorong masyarakat Magelang memanfaatkan ikan endemik dari sungai-sungai untuk diolah menjadi produk khas lokal. Hal tersebut disampaikan Vita pada saat menghadiri Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Dasar Ikan, di Dinas Peterikan Kabupaten Magelang, Kamis (18/3/2021). 

Politikus dari PDIP tersebut juga berharap adanya peningkatan jumlah konsumsi oleh masyarakat. 

"Ikan dapat diolah menjadi berbagai produk seperti nugget, bakso ikan, atau kaki naga," ujarnya.

Dihadapan 100 peserta pelatihan, yang dilaksanakan secara virtual, Vita mengungkapkan selain mengonsumsi ikan dengan cara biasanya, variasi pengolahan juga bisa meningkatkan daya jual. Kebutuhan hidup yang semakin tinggi, menuntut pola usaha masyarakat ke arah ekonomi komersil. 

“Ini harus dilihat sebagai peluang pasar yang besar untuk usaha rumah tangga, kecil, dan menengah,” terang Vita.

Bahkan dia mencontohkan produk olahan sambel iwak wader yang menjadi oleh-oleh khas Kota Magelang. Meskipun tidak berada di dekat laut, Magelang dikelilingi sungai yang kaya hasil ikan air tawar.

“Di Kali Progo ini banyak ikan tidak berada di dekat laut, Magelang dikelilingi sungai yang kaya hasil ikan air tawar.. Ada ikan beong, wader, nilem, uceng. Perlu juga pembibitan ikan endemik seperti beong dan wader. Supaya nanti re-stoking alamnya bisa mengambil dari pembenihan,” jelasnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Peterikan) Kabupaten Magelang, Joni Indarto mengatakan, angka konsumsi ikan di wilayahnya masih rendah, sekitar 19 kilogram per kapita per tahun.  

Padahal rata-rata konsumsi ikan di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 33 kilogram per kapita per tahun. 

“Untuk nasional seharusnya sampai 51 kilogram per kapita per tahun. Jadi angka konsumsi ikan di Kabupaten Magelang masih sangat rendah,” paparnya.

Dinas Peterikan merancang program revitalisasi Pasar Ikan Ngrajek untuk mendorong pemasaran ikan air tawar di Magelang. Program ini sesuai dengan pegembangan wisata Candi Borobudur sebagai Kawasan Strategis Pembangunan Nasional (KSPN).     

Pasar nantinya tidak hanya menjual hasil budidaya ikan, tapi juga menjadi pusat pemasaran produk olahan ikan. Pemasaran produk olahan ikan sebagai buah tangan, bisa mendukung daya tarik wisata kawasan Borobudur. 

“Kami anggarkan Rp10 miliar untuk revitalisasi Pasar Ikan Ngrajek,” ujar Joni Indarto. (Kbm2).

  

 



About kabarmagelang.com

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply