» » Guru Agama Pelaku Pencabulan Murid SD Terancam Di Pecat





KABARMAGELANG.com__Abdul Kholiq (56) Guru Agama Islam di sekolah dasar (SD) Kota Magelang tersangka pencabulan terhadap enam siswanya selain akan menjalani hukuman dia juga terancam di pecat dari PNS.  Hal tersebut di sampaikan oleh Penjabat Walikota Magelang Rudy Aprianto, di kantor Wali Kota Kamis (29/10).

Rudy Aprianto mengatakan, ikut prihatin atas kejadian yang menimpa pada anak-anak yang masih di bawah umur, korban dari aksi bejat yang telah dilakukan oleh gurunya sendiri. “Apalagi pelaku ini adalah seorang guru agama, yang seharusnya mengajarkan tentang norma khususnya agama, “katanya.

“Kita sangat kecolongan dengan kejadian ini. Karena kita saat ini sedang berkutat dengan satgas sosisal, perlindungan anak, “jelas Rudy.

Lebih lanjut Rudy mengungkapkan, apa yang telah di alamai anak-anak korban dari perlakuan tidak senonoh oleh seseorang yang selama ini dihormatinya merupakan hal yang ironis, kalau dikaitkan dengan slogan Kota Magelang sebagai kota layak anak. “Banyak program perlindungan anak, bantuan sosial terkait dengan perlindunagn anak, dari berbagai lembaga, “tururnya.

“Dari itu semua hampir sembilan puluh persennya hanya untuk layak anak. Hanya kreteria moral memang yang belum ada, ini yang kita namakan kecolongan, “aku Rudy.

 Rudy menambahkan dalam kasus ini supaya pihak berwajib segera mengusut tuntas. Pihaknya juga berharap agar polisi bisa membokar karena di mungkinkan masih ada korban yang belum melaporkan. “Ini sudah bisa dibilang pelanggaran berat, kalau ancaman hukuman 5 tahun dia bisa diberhentiakn dari PNS, “tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Magelang Djarwadi mejelaskan, untuk anak-anak korban dari pencabulan tersebut, pihaknya akan segera melakukan pendampingan melalui Women Chrisis Center (WCC) Kota Magelang. “Di situ ada psikolog, dokter, serta bebeapa akhli utk anak. “jelasnya. “Jangan sampai trauma anak-anak ini, berlarut-larut samapi dewasa.  Termasuk juga terhadap orang tua mereka, “terang Djarwadi.

“Sabtu besok kita koordianasikan dengan BKD untuk membahas langkah selanjutnya, termasuk membahas pendampingan dengan mengumpulkan anak-anak dan orang tua mereka, “pungkas Djarwadi.

Diketahui Abdul Kholiq (56) Guru Agama Islam di sekolah dasar (SD) Kota Magelang terpaksa diamankan Polisi karena telah melakukan perbuatan tidak senonoh kepada enam orang anak didiknya.  Ia sudah melakukan aksi bejat tersebut sejak tiga bulan terakhir kepada para korban di depan kelas saat ia mengajar dengan alasan di rumah sudah tidak berhubungan dengan istri karena penyakit diabetes yang di deritanya. (zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

Leave a Reply