» » Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pupuk Distanbunhut Magelang



MUNGKID, KABARMAGELANG.com__Polisi mulai  melakukan penyelidikan temuan Komisi II DPRD Kabupaten Magelang terkait bantuan  peningkatan sarana pertanian melalui Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (Distanbunhut) tahun 2015 lalu. Komisi II menemukan bantuan pupuk organik yang masuk dalam paket pengadaan peningkatan sarana pertanian tidak sesuai spesifikasi.

Kapolres Magelang AKBP Zein Dwi Nugroho, menjelaskan  bahwa pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data dan penyelidikan. Penyelidikan di lakukan berdasarlkan informasi yang di temukan oleh Komisi II. “Kita belum bisa menduga atau menyimpulkan, masih tahap pengumpulan bahan, “katanya Jumat (21/1).

Terpisah Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan, Wijayanti, tidak mengelak saat di konfirmasi, bahwa  kepolisian sudah mengambil berkas pengadaan paket bantuan yang dbiayai APBD senilai Rp593 juta itu. Pihanya masih menunggu proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian. "Polisi sudah mengambil beberapa berkas  tanggal 8 Januari kemarin, dan sampai sekarang belum ada penggilan atau pemberitahuan apa pun dari polisi "akunya.

Namun demikian Wijayanti menegaskan,  sesuai dari pengawasannya  pengadaan paket bantuan yang dimenangkan oleh CV Murakabi Muntilan itu tidak ada masalah. Adapun spesifikasi pupuk bantuan juga sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan). "Kita tunggu saja nanti hasil penyelidikan Polres Magelang bagaimana, "ucapnya.

Diketahui, Komisi II DPRD Kabupaten Magelang menemukan bantuan pupuk organik yang masuk dalam paket pengadaan peningkatan sarana pertanian tidak sesuai spesifikasi. Hal itu terungkap saat inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kecamatan Srumbung dan Dukun, Rabu (6/1) lalu. Banyak pupuk organik dalam kondisi tidak sesuai spesifikasi teknis dan standar pabrikan. Ketidaksesuaian tersebut terlihat dari kondisi pupuk yang lebih mirip pupuk kandang bukan berupa serbuk. Selain masih berwujud bongkahan, pupuknya juga banyak berisi ranting serta daun.

Sementara harga pupuk juga jauh lebih mahal dibanding harga pasaran. Sesuai dengan harga yang dikeluarkan pabrik petroganik, harga satu kilogram pupuk organik adalah Rp550.
Tapi harga pupuk dibeli seharga Rp886. (zis)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply