» » Ratusan Umat Budha Ikuti Prosesi Kagyu Monlam DI Candi Borobudur


BOROBUDUR, KABARMAGELANG.com__Ratusan umat Budha dari berbagai negara laksanakan KAGYU MONLAM ke 9 di taman Lumbini Komplek Taman Wisata Candi Borobudur. Kegiatan selama 3 hari (22-24/4) tersebut dipimpin langsung oleh Karma Khenchen Rinpoche Keempat, Karma Shenpen Chokyi Dawa, dari India, dan dihadiri oleh lebih dari 3 Rinpoche (Guru besar) dan 20 Lama (Sangha) untuk bersama-sama mengambil 8 sila (Attasila) melafalkan mantra dan paritta suci seperti berlindung pada Tri Ratna, aspirasi agung Samathabadra, Prajnaparamita Sutra, doa aspirasi Sukhavati dan berbagai pemberkahan suci untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan semua makhluk.
 
Kertua panitia Kagyu Monlam 2017 Rudy Sutanto mengatakna Kagyu merupakan silsilah buda sedangkan Monlam adalah aspirasi atau pengharapan dan berdoa.

“Tujuanya berdoa bersama untuk perdamaian, keharmonisan, keselarasan, dan kebahagiaan di seluruh dunia, khususnya Indonesia,” katanya di sela-sela kegiatanya Minggu (23/4).

Dia menyebutkan peserta Kagyu Monlam ini dihadiri langsung  oleh lebih dari 3 Rinpoche (Guru besar) dan 20 Lama (Sangha) dan diikuti oleh beberapa negara tentangga, diantaranya Malaysia, Singapura Thailand, dan India.

“Untuk tahun yang ke 9 ini seluruh rangkaian kegiatan dipimpin oleh Karma Khenchen Rinpoche Keempat, Karma Shenpen Chokyi Dawa, dari India,” jelas Rudy.

Rudy juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Kagyu Monlam tidak berkaitan dengan acara Waisak yang akan berlangsung pada pertengahan bulan depan. “Kagyu Monlam tidak ada hubunganya denga prosesi Waisak. Hanya kebetulan Kagyu Monlam selalu berdekatan dengan Waisak,” tegasnya.

Selama tiga hari para umat budha harus mengikuti serangkaian kegiatan diantaranya bersama- melafalkan mantra dan paritta suci seperti berlindung pada Tri Ratna, aspirasi agung Samathabadra, Prajnaparamita Sutra, doa aspirasi Sukhavati dan berbagai pemberkahan suci.

“Selain itu ada pelepasan burung, memberikan sedekah kepada masyarakat sekitar Candi Borobudur, dan penanaman pohon bodi.  Rangkaian Kagyu Monlam ditutup dengan doa pelita serta pradaksina mengelilingi Candi Borobudur,” pungkas Rudy.(zis)


About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

Leave a Reply