» » Kemdikbud Tunjuk Komunitas Omah Ngisor Sebagai Kampung Literasi

MUNGKID,KABARMAGELANG.com__Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia tunjuk Komunitas Belajar Omah Ngisor, Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Magelang,  sebagai salah satu penyelenggara kegiatan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) dan Kampung Literasi (KL) 2017.

Kepala sub Bidang Keaksaraan dan Budaya Baca Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Badriyah, menerangkan bahwa ini merupakan yang pertama kalinya Kabupaten menyelenggarakan GIM dan KL.

"Awalnya kami malah tidak tahu kalau kementrian langsung menunjuk Desa Sambak. Dan  ini membanggakan karena sudah membawa nama baik Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan Provinsi,” katanya, Jumat (2/6).

Dia menjelaskan, GIM merupakan kegiatan membangun budaya baca masyarakat yang diselenggarakan secara lintas sektoral. Yakni dengan melibatkan lembaga/instansi pemerintah,  swasta dan berbagai organiasi sosial, kemasyarakatan, keagamaan, kepemudaan dan profesi.

“Selain itu  juga melibatkan satuan pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan formal dan nonformal, TBM, dan forum-forum yang menjadi mitra dinas pendidikan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan, dan kepastian layanan bacaan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan menjadi pembelajar sepanjang hayat,” jelas Badriyah.

Terpisah Kepala Desa Sambak, Dahlan menyatakan sangat  mengapresiasi kegiatan Kampung Literasi yang ada didesanya. Komunitas Omah Ngisor dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sama-sama telah melakukan pendidikan langsung ke masyarakat.

“Kalau kegiatan keaksaraan LMDH lebih fokus untuk bidang pertanian khususnya budidaya Kopi. Sedangkan Omah Ngisor fokus di Perpustakaan/taman baca dan seni budaya,” paparnya.

Penggiat Komunitas Omah Ngisor  Muhamad Aprianto (30),  menjelaskan, kegiatan literasi sebenarnya sudah lama dilakukan oleh para pemuda, namun memang masih perlu lebih ditingkatkan.

Pihaknya masih berupaya mewujudkan masyarakatnya memiliki 6 komponen literasi, yang meliputi
literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), literasi keuangan serta literasi budaya dan kewarganegaraan guna membentuk masyarakat pembelajar sepanjang hayat.

“Akan tetapi  Kampung Literasi Omah Ngisor lebih fokus  ke  literasi agama, literasi sejarah lokal, literasi TIK, literasi budaya dan kewarganegaraan, literasi Lingkungan, literasi kesehatan, literasi wirausaha/enterpreneur dan literasi anti korupsi,” Tandasnya. (Kb.M1)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply