» » 7 Desa Di Lereng Perbukitan Menoreh Rawan Kekeringan

MUNGKID, KABARMAGELANG.com__7 desa di lereng perbukitan Menoreh Kabupaten Magelang,  masuk daerah rawan kekeringan di musim kemarau.  Bahkan satu daerah yakni Dusun Tubansari, Desa Margoyoso, Kecamatan Salamam memasuki musim kemarau ini sudah mengajukan dropping air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, menyebutkan delapan desa yang masuk langganan kekerigan di wilayah perbukatan menoreh yakni Desa Margoyoso Kecamatan Salaman, dan di Kecamatan Borobudur meliputi  Desa Bumiharjo, Kenalan, Kembanglimus, Wringinputih, Candirejo serta Tegalarum.

“Tujuh desa ini yang sering mengajukan permintaan dropping air bersih pada musim kemarau. Ditambah satu desa di Kecamatan Dukun yakni Desa Banyudono,” jelasnya Minggu (23/7)

Edy mengatakan, saat ini untuk daerah  yang sudah mengajukan permintaan dropping air bersih yakni dari Dusun Tubansari, Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman. Dan droping air bersih sudah mulai dilakukan dua kali dalam satu minggu, yakni Jumat sebanyak satu tangki kapasitas 5.000 liter dan Sabtu dua tangki sebanyak 10.000 liter air bersih.

“Dropping air bersih ini akan dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan warga dan assesment di lapangan,” ujar Edy

Sebagai upaya lain pihaknya  selalu melakukan  perawatan  sarana tangkapan air  melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) khususnya di daerah-daerah rawan kekeringan.

"Selain itu juga mengupayakan  pembangunan sumur bor dan pompa," pungkasnya. (Kb.M1)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply