» » Tawuran 9 Pelajar SMK Mertoyudan Dibina Satu Bulan

MERTOYUDAN, KABARMAGELANG.com__Menindaklanjuti aksi tawuran pelajar yang meresahkan warga  di wilayah Kecamatan Mertoyudan, Magelang, petugas Polsek Mertoyudan melakukan lakukan razia pelajar di sekolah yang terindikasi sering melakukan aksi tawuran. Dalam razia di sebuah SMK Negeri Mertoyudan Polisi menemukan dua buah gir yang sering digunakan untuk tawuara, serta mengamankan 9 pelajar untuk dilakukan pembinaan.

Kapolsek Mertoyudan melalui Ipda Sukarjo menjelaskan pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap 9 siswa SMK yang sering melakukan tawuran dan sangat meresahkan.

"Kami lakukan razia kembali di sekolah dan ternyata kami temukan dua  alat berupa gir yang biasa dipergunakan untuk tawuran. Dan ada 9 siswa  yang harus  mendapat pendidikan khusus," ungkapnya  di Mapolsek Mertoyudan Jumat (10/8).

Dia menegaskan agar tawuran antar pelajar ini tidak terulang lagi, pihaknya akan terus melakukan  pengawasan terhadap sekolah mereka, begitu juga pengawasan akan dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang siswanya suka melakukan aksi tawuran.

"Jika ada indikasi mau ada tawuran kami langsung tindak di sekolahan mereka," tegas Sukarjo.

Selain itu, Sukarjo juga menambahkan sebelumnya jajaran Polsek Mertoyudan sudah menyelenggarakan audensi dengan jajaran terkait sebagai langkah prefentif terhadap aksi-aksi tawuran yang dilakukan para pelajar. Audensi dihadiri oleh Disdikbud Provinsi Jateng yang diwakili Supono tersebut merupakan moment bersama menyamakan persepsi dan bagaimana  mencari solusi untuk mencegah agar tawuran antar pelajar tidak terjadi.

"Tawuran antar pelajar yang kerap terjadi di sini sangat mengagetkan dan membuat kecewa semua pihak.  Dan ini tidak bisa ditolerir,  pihak sekolah harus lebih tegas dalam pengawasan,"  tegas Sukarjo.

Dia menyebutkan aksi tawuran ini telah mengakibatkan beberapa pelajar mengalami luka-luka. Seperti yang dialami oleh pelajar dari sekolah swasta di Ambarawa yang pernah  ikut aksi tawuran di wilayah Kecamatan Mertoyudan ini.

"Beruntung tidak saling menuntut sampai


ke ranah hukum karena bisa diselesaikan dengan kesepakatan bersama. Kemudian untuk 9 siswa dari SMK Mertoyudan memang harus mendapat pendidikan khusus selama satu bulan dari Polsek Mertoydan," pungkas Sukarjo. (Kb.M1)

About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply