» » Warga Borobudur Gagalkan 9 ABG Yang Diduga Akan Berpesta Ganja Satu Diantaranya Pelajar SLTP

BOROBUDUR, kabarMagelang.com__Warga Borobudur amankan 9 orang ABG,  yang diduga akan berpesta ganja di sebuah rumah warga dusun Jayan, Desa/Kecamatan Borobudur, Minggu (25/2) malam,  satu diantaranya masih berstatus pelajar, dan satu orang perempuan. Saat digeledah bersama Polisi ditemukan satu paket ganja kering, miras dan kondom. Dua orang yang diduga pemilik ganja berhasil melarikan diri dan menjadi buron petugas.

Kapolsek Borobudur AKP Didik Soelaiman, mengungkapkan kasus ini berawal dari kecurigaan warga sejak dua pekan terakhir bahwa rumah milik SJW setiap malam dibuat berkumpul para ABG yang tidak jelas asalnya hingga larut malam, bahkan sering diketahui ada wanita yang ikut berada di rumah tersebut.

“Tadi malam akhirnya beberapa warga mendatangi rumah tersebut dan melakukan penggrebekan,” jelasnya di Mapolsek Borobudur, Senin (26/2).

Saat warga menanyakan kepada pemilik rumah, SJW mengaku tidak ada kegiatan apa-apa, dan hanya kumpul-kumpul biasa, serta tidak ada wanita di dalam rumahnya.

“Awalnya pemilik rumah mengelak, namun setelah ada warga yang masuk dadapati beberapa orang ABG dan seorang perempuan,” ungkap Kapolsek.

Wargapun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Borobudur, dan saat dilakukan penggledahan di dalam rumah, Polisi mendapati satu paket ganja kering masih terbungkus lakban, botol bekas minuman keras dan alat kontasepsi (kondom).

“Kita terpaksa mengamankan 9 anak, satu diantaranya masih pelajar SMP, dan satu orang perempuan ke Polsek untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Dua orang yang diduga pemilik ganja dan sudah kita ketahui identitasnya berhasil melarikan diri,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan ke sembilan anak belum sempat melakukan pesta ganja. Namun mereka sudah ada yang diketahui menenggak minuman keras.

“Kita masih melakukan pembinaan dengan mengadirkan orang tua mereka ke Polsek. Sementara dua orang yang kita duga pemilik ganja yakni GD, dan BG masih buron,” tegas Didik.

Kapolsek menyebutkan sembilan anak tersebut diantaranya FK (17) warga Karangrejo Borobudur, NK (18) warga Ngadiharjo Borobudur, MA (14), TBS (17) dan HIP (15) warga Mungkid, serta BP (18) warga Mertoyudan.

“Kemudian DN (15) Pelajar Warga Mungkid, dan perempuan AW (18) warga Tampir Candimulyo,” tambahnya.

Dengan kejadian ini Kapolsek sangat mengapresiasi kepada warga yang tidak berbuat main hakim sendiri dan sudah peduli terhadap lingkungan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat jika didapati kegiatan yang mencurigakan segera menginformasikan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian, agar segera ditindaklanjuti,” pungkas Kapolsek. (Kb.M1)



About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply