» » Wayang Serangga Meriahkan Deklarasi Pemilu Damai 2019


BOROBUDUR, kabarMagelang.com__ Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang, menggelar deklarasi Pemilu damai, di Hotel Pondok Tingal, Borobudur, Senin (1/10). Deklarasi yang dimeriahkan oleh kesenian wayang serangga, dengan dalang Sih Agung Prasetyo dari Pakis ini, diikuti oleh seluruh pimpinan partai politik, calek, dan dihadiri segenap Forkopimda Kabupaten Magelang, serta elemen masyarakat.

Yang menarik dari pementasan wayang serangga dengan judul “Wayang Demokrasi” selain membuat seluruh peserta yang hadir tertawa, ki Sih Agung juga menyampaikan pesan moral kepada semua partai politik dan caleg, agar dalam pelaksanaan kampanye tidak saling menjatuhkan, dengan isu sara, hoax dan politik uang.

“Kalau kita yang selalu menyampaikan akan membuat orang jenuh. Melalui wayang demokrasi ini, selain memberikan hiburan tersendiri, pesan moral yang kita sampaikan khususnya kepada peserta pemilu diharapkan akan mudah diingat. Kalau dalang yang menyampaikan sekeras apapun mereka akan menerima dengan senyum,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habieb Shaleh SS.

Dia menyebutkan Bawaslu Kabupaten Magelang pada deklarasi pemilu damai ini juga memberikan kenang-kenangan sebuah bibit pohon salam kepada semua caleg yang hadir, untuk dibawa pulang dan ditanam di rumah.

“Sengaja kita berikan bibit pohon salam bisa untuk ditanam di rumah para caleg. Makna dari pohon salam adalah keselamatan, dimana mulai dari kampanye para caleg agar selalu menanam kedamaian, sehingga apabila mereka terpilih nanti, akan menjadi pemimpin yang diharpakan masyarakat,” ungkanya.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP melalui Penjabat Sekda, drs Endah Endra Wacana, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Magelang dan Panwaslu ini. 

“Semoga melalui ikrar damai ini, semua dapat mewujudkan dan menjaga kondosifitas daerah. Sehingga pemilu akan berjalan aman, lancar dan damai, menghasilkan wakil-wakil rakyat yang bermartabat dan berintegritas,  dengan cara menolak politik uang, sara dan black campign," ujarnya. 

Sementara Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, menegaskan bahwa wajib hukumkan pemilu 2019 berjalan aman, lancar dan damai.

"Ada dua kunci pelaksanaan pemilu berjalan aman, lancar dan damai, yaitu penyelenggara bisa menjalankan tugasnya secara profesional, kemudian sinergitas mulai  dari penyelenggara, penjaga pemilu (kepolisian dan tni) serta peserta pemilu. Semua harus menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional," tegasnya.

Deklarasi pemilu damai, ditutup dengan perwakilan partai politik membacakan ikrar damai, tanda tangan dan cap tangan, sebagai simbol menolak politik uang, sara,  dan kampanye hitam.(Kb.M2)


About azis dwi

KabarMagelang.com - Situs portal berita terudate di Kota Magelang.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply