Header ads

Header ads
Kembangkan Bisnis Kamu dengan Iklan di Kabar Magelang
» » Bupati dan Dandim 0705/Magelang Melayat ke Rumah Duka Sertu Muhammad Nur Ichwan

KabarMagelang__Duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI asal Kabupaten Magelang, Sertu Muhammad Nur Ichwan, terus mengalir. Pada Selasa petang (31/3/2026).

Bupati Magelang Grengseng Pamuji bersama Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman dan jajaran Forkopimda datang langsung ke rumah duka di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Kehadiran rombongan pemerintah daerah dan unsur TNI ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan. Sertu Muhammad Nur Ichwan diketahui gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon sebagai bagian dari Satgas TNI Konga XXIII-S UNIFIL.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik Kabupaten Magelang yang gugur dalam tugas negara.

“Kita bersama dengan Forkopimda ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Sertu Muhammad Nur Ichwan yang sedang menjalankan tugas menjadi pasukan perdamaian di Lebanon,” kata Grengseng saat melayat di rumah duka, Selasa petang.

Menurutnya, keikutsertaan almarhum dalam misi perdamaian internasional merupakan sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Magelang. Namun di balik kebanggaan itu, terselip duka besar karena almarhum gugur saat sedang menjalankan amanah negara.

“Tentu kita sebagai perwakilan dari pemerintah daerah merasa bangga karena ada salah satu putra terbaik kita ikut menjadi pasukan perdamaian. Namun sayangnya, Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di dalam tugas,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama Forkopimda hadir tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga ingin memberikan dukungan nyata agar keluarga yang ditinggalkan merasa tidak sendiri menghadapi cobaan berat ini.

“Ini adalah salah satu putra terbaik dari Kabupaten Magelang. Sudah tentu dan sudah selayaknya kita bersama Forkopimda ikut berbela sungkawa. Semoga kita bisa ikut meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman menjelaskan bahwa almarhum saat ini masih berada di Lebanon dan masih menunggu proses evakuasi untuk dipulangkan ke Indonesia.

Menurutnya, Sertu Nur Ichwan bertugas dalam misi perdamaian di bawah naungan UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

“Jadi Sertu Nur Ichwan ini melaksanakan tugas perdamaian di Lebanon, tepatnya di UNIFIL. UNIFIL adalah United Nations Interim Force in Lebanon,” jelas Afrizal.

Pihak TNI, lanjutnya, kini fokus menyiapkan seluruh rangkaian prosesi pemakaman, sambil menunggu kepastian jadwal pemulangan jenazah dari luar negeri.

“Untuk kita, fokus setelah ini adalah penyiapan prosesi pemakaman. Untuk jenazah masih berada di Lebanon, menunggu proses evakuasi. Semoga bisa segera dikirimkan ke Indonesia,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku belum dapat memastikan secara pasti kapan jenazah almarhum akan tiba di Tanah Air karena proses pemulangan dari wilayah misi internasional memerlukan tahapan administrasi dan logistik yang tidak sederhana.

“Untuk perkiraan saya tidak bisa memastikan, karena di sana juga akan diurus manifest kargo dan lain sebagainya. Jadi saya tidak bisa memastikan. Mungkin nanti akan disampaikan melalui berita nasional,” ujarnya.

Dandim menambahkan, TNI telah menyiapkan prosesi pemakaman secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada prajurit yang gugur dalam tugas negara. Pemakaman rencananya akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Magelang sesuai permintaan keluarga.

“Untuk pemakaman nanti, inspektur upacara akan ditunjuk. Namun kami sudah menyiapkan semua prosesi pemakaman secara militer,” katanya.

“Tadi disampaikan akan dilaksanakan pemakaman di wilayah Magelang,” sambungnya.

Afrizal juga membenarkan bahwa pihak keluarga memang menginginkan agar almarhum dimakamkan di kampung halamannya, yakni di wilayah Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan.

“Betul, untuk pemakaman dari permintaan keluarga memang di sini, di Magelang,” tegasnya.

Selain itu, pihak TNI juga tengah mengurus kemungkinan kenaikan pangkat anumerta bagi almarhum sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan pengorbanannya selama menjalankan tugas negara.

“Betul, itu dipertimbangkan dan dalam proses pengurusan. Jika pengurusannya selesai, dari Sertu akan dinaikkan pangkat menjadi Serka anumerta. Namun ini masih proses pengurusan,” ungkap Dandim.

Terkait informasi adanya korban lain dari wilayah berbeda, Dandim memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih jauh dan menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus pada penanganan dan pendampingan keluarga almarhum asal Magelang.

“Kami karena wilayahnya wilayah Magelang, hanya bisa memberikan keterangan untuk yang wilayah Magelang saja,” katanya.(Rez).

About kabarmagelang.com

Info terupdate seputar Kabar Magelang. Lejitkan dan Kembangan usaha Anda di Kabar Magelang
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply