Header ads

Header ads
Kembangkan Bisnis Kamu dengan Iklan di Kabar Magelang
» » BNNK Magelang Perkuat Sinergi Stakeholder Tangani Kawasan Rawan Narkoba

​kabarMagelang__Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat untuk menangani kawasan rawan narkoba. 

Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Sinergi Program Stakeholder pada Kawasan Rawan Narkoba Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Raja Kosek Resto dan Café, Kamis (8/10/2026).

​Kegiatan ini melibatkan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah daerah, Pemerintah Kecamatan Muntilan, Pemerintah Desa Keji, lembaga masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan.

​Berdasarkan Data Kerawanan Narkoba Tahun 2026, tercatat 55 kawasan di Kabupaten Magelang berada dalam status waspada. Kondisi ini mendasari perlunya intervensi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara sistematis, terpadu, dan berkelanjutan.

​Kepala BNNK Magelang, Kombes Pol Sri Winugroho, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan narkoba membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

​"P4GN bukan hanya tugas BNN, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba," ujar Sri Winugroho.

​Ia menambahkan, penanganan tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan penindakan. Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat perlu diperkuat agar warga memiliki ketahanan diri sekaligus kemampuan membangun kehidupan yang produktif.

​"Salah satu strategi nyata yang didorong adalah pelaksanaan Bimbingan Teknis Life Skill berupa pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat di wilayah sasaran intervensi. Program ini bertujuan menggali potensi lokal dan mengembangkan keterampilan demi kemandirian ekonomi," paparnya.

​Mendukung hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Magelang, Margono, S.Sos., M.PA., menilai pemberdayaan warga menjadi pilar penting dalam membendung peredaran narkoba.

​"Masyarakat perlu diberikan ruang untuk berkembang, produktif, kreatif, inovatif, dan mandiri sehingga mampu menciptakan lingkungan sosial yang semakin kuat dalam menolak penyalahgunaan narkoba," kata Margono.

​Melalui rapat ini, BNNK Magelang bersama para stakeholder bersepakat memperkuat program P4GN melalui dukungan kebijakan, pemberdayaan potensi desa, dan peningkatan partisipasi aktif masyarakat. 

Langkah ini diharapkan tidak berhenti pada forum seremonial, melainkan menghasilkan aksi nyata menuju Kabupaten Magelang Bersih dari Narkoba (Rez).

About kabarmagelang.com

Info terupdate seputar Kabar Magelang. Lejitkan dan Kembangan usaha Anda di Kabar Magelang
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply