KabarMagelang__Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Republik Indonesia, Farida Farichah, M.Si., bersama Direktur Pemasaran Perum Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko, S.T., M.B.A., melakukan kunjungan kerja dalam rangka pemantauan operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di wilayah Borobudur dan Tanjung, Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (15/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wamenkop didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kementerian Koperasi, Bu Sari; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Dandim 07/05 Magelang, Camat Muntilan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang, serta jajaran pemerintah desa, pengurus koperasi, dan perwakilan BUMN mitra.
Wamenkop Farida Farichah menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas pemantauan terhadap 107 titik KDKMP yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pemantauan ini dilakukan secara bertahap menuju target 10.070 titik, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo guna memastikan operasionalisasi koperasi berjalan sesuai perencanaan.
"Ini adalah titik keenam yang kami kunjungi sejak pagi bersama Pak Direktur Pemasaran Bulog. Kunci utama keberhasilan operasionalisasi ini adalah koordinasi yang intensif antara Kepala Desa, dewan pengawas, pengurus, dan manajer koperasi," ujar Farida.
Ia menegaskan, rantai pasok dan sistem pemesanan (purchase order/PO) barang kebutuhan pokok sudah mulai berjalan baik. Sejumlah komoditas utama seperti beras, gas LPG, pupuk, minyak goreng, gula, serta kebutuhan harian masyarakat telah tersedia di lokasi.
"Koperasi juga sudah didukung oleh fasilitas armada pengangkut serta sarana penunjang lainnya," katanya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko, menegaskan komitmen BUMN dan lembaga terkait dalam mendukung penuh operasional KDKMP.
Dia menegaskan, Bulog telah memasok kebutuhan beras ke seluruh 107 titik pemantauan saat ini, dan telah menjangkau lebih dari 1.250 titik secara nasional dengan target perluasan berikutnya.
"Sinergi BUMN bersama kementerian dan pemangku kepentingan terus diperkuat untuk mendukung tiga pilar utama Bulog, yaitu keterjangkauan, ketersediaan, dan stabilisasi harga bagi masyarakat," kata Rahmanto.
Melalui sinergi ini, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi lokomotif penggerak ekonomi warga desa, sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan bersubsidi.(Rez).

Tidak ada komentar: